Kegagalan itu indah


Ada pepatah menyebutkan semakin sering kegagalan itu menghampiri kita maka akan ada kesuksesan didepan mata yanag akan diraih, bener juga pepatah tersebut kalau tidak merasakan gagal bisa jadi hidup akan menonton saja dan tidak ada variasi menarik karena hidup selalu diwarnai dengan berbagai macam peristiwa dari yang kita inginkan sampai yang kita tidak menginginkannya karena itulah kehidupan yang diberikan oleh yang maha kuasa terhadap hambaNYa.

Kadangkala semakin kita bersyukur atas nikmat yang diberikan maka semakin banyak ujian yang akan datang kepada kita karena ALLAH SWT akan selalu menguji iman seorang HambaNya tanpa melebihi kesabaran yang kita punya, semakin kita sanggup menghadapinya maka semakin banyak terpaan yang datang, bagaimanapun itu keadaanya harus lah kita terima dengan lapang dada dna ikhlas.

Hukum pegas adalah semakin ditekan dia akan akan semakin melejit. Lihat juga ketika anak-anak bermain lompat-lompatan di kasur pegas, semakin anak kuat menekan pegas maka semakin melenting dia keatas.

Kegagalan memang akan terasa pahit, kegagalan yang akan kita dapatkan adalah pasti seperti kematian yang selalu mengikuti kita… tapi apakah kita perlu merasa takut dengan kegagalan???

Seorang manusia yang bahagia biasanya mempunyai karakter yang lentur, lenting dan tahan bantingan. Tidak masalah berapa banyak dia mengalami hal-hal yang mengecewakan dan gagal. Misalnya wirausahawan yang bangkrut, orang tua bercerai, kemalingan, kehabisan uang, mahasiswa yang mendapat nilai jelek. Setiap individu pasti pernah mengalami peristiwa yang dianggap buruk atau sial dalam diri kita manusia. Semakin kita ditekan atau di tempa dengan keadaan yang kurang bagus maka disanalah terlihat sampai sebatas mana kualitas manusia itu sendiri nantinya menikmati hidup.

Jika kita melihat peristiwa yang kita alami sebagai kegagalan yang terus menerus, maka yang masuk dalam otak dan pikiran kita adalah hal yang negatif dan langsung menjadi stress. Namun mulailah biasakan mengontrol diri dengan cara bijaksana dan berfikir positif, memang susah saya pun hanya bisa berbica panjang lebar melalui blog ini tapi setidaknya saya sudah mencobanya dan sedkit mengurangi ilmu negatif saya yang selalu tumbuh dalam otak saya ini.

Cara yang saya lakukan adalah dengan menulis, yaitu menulis dan menulis…di blog, di wordpress, dikompasiana dan mengupdate status di twitter, Facebook dan lain bentuk hal untuk menyalurkan energi negatif kita kedalam sebuah tulisan dan tentunya adalah bersyukurlah setiap hari. Sikapilah peristiwa yang dianggap buruk sebagai kejadian yang akan hikmahnya. Hikmah mengandung arti bahwa ada sesuatu yang baik dibalik hal itu.

So, cara menikmati sebuah kegagalan adalah berusaha seperti konsep pegas, semakin kita ditekan semakin keras pula usaha kita untuk membuktikan diri bahwa kita mampu dan bisa…..dan jangan lupa mulai walaupun hanya sedikit dan sebaris untuk menulis….

Mungkin kita disuruh untuk lebih mengoreksi diri lagi dan jangan sampai gagal lagi ditahap berikutnya.

selamat berhari minggu teman-teman kompasiana semoga memanfaatkan hari libur dengan baik ya dan makin semangat menghadapi hari esok.

seperti syair lagu D’Masiv “Syukuri apa yang ada Hidup adalah anugerah tetap jalani hidup ini melakukan yang ,Tuhan pastikan menunjukkan kebesaran dan kuasaNya bagi hambanya yang sabar dan tidak kenal putus asa….

oleh : Demini Rose

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: