Hebat…Siswi Kelas IV SD sudah Terbitkan Dua Buku

Penulis-Cilik.jpg
depdiknas

Anak usia SD biasanya masih gemar bermain dengan teman sebaya, mengikuti pelajaran sekolah, les bahasa, keterampilan atau membaca buku. Tapi Muthia Fadhila Khairunnisa siswi kelas IV SD Islam At-Taqwa Jakarta bisa lebih dari itu. Ia sudah mampu menulis dua buku cerita pendek berjudul “Strowberry Secret” dan “Manusia Bunglon” yang sudah diterbitkan dan beredar di pasaran.

Kegemaran Muthia menulis sudah tumbuh sejak duduk di kelas satu SD. Selain membuat buku, Muthia juga sering menulis artikel tentang kejadian di sekitarnya. Bahkan satu tulisannya pernah dimuat di koran tentang penyakit demam berdarah dengue.

Buku berjudul “Strowberry Secret” merupakan kompilasi cerita pendek yang ditulis Muthia bersama 20 penulis lainnya. Sedangkan “Manusia Bunglon” baru saja diterbitkan tahun ini.

“Kalau sudah besar ingin jadi penulis, presenter, pianis, terus ilmuwan juga”, kata Muthia dikutip kemdiknas.go.id di sela acara “Gebyar Pendidikan Karakter” di Jakarta, Kamis (10/6).

Muthia termasuk siswi yang aktif dengan mengikuti berbagai ekstrakurikuler seperti menari, kelompok studi Alquran dan yang pasti Kelompok Pecinta pembuat cerpen.

Dalam acara gebyar pendidikan karakter itu muncul juga nama Ayunda Nisa Chaira yang juga memiliki bakat menulis sejak kelas II SD. Putri pertama dari Yusnirsyah Sirin dan Cun’Ya ini telah menulis delapan buku cerita anak. Bahkan bukunya yang pertama berjudul Space Fun Park telah diterbitkan sebanyak 15 ribu eksemplar selama tiga kali cetak.

Dengan bakat menulisnya, Yunda menerima penghargaan dari penerbit Mizan sebagai penulis terproduktif. Selain itu Yunda juga pernah menjadi Juara II Lomba membuat cerita fiksi keagamaan, yang diselenggarakan Kementerian Agama.

Walaupun waktunya sehari-hari banyak diisi dengan menulis, prestasi Yunda di sekolah tidak perlu diragukan. Sejak duduk di kelas satu sekolah dasar Yunda selalu menjadi Juara I di kelasnya sampai sekarang, saat dia telah duduk di kelas dua SMP.

Siswi Kelahiran Jakarta, 30 Oktober 1997 ini duduk di kelas dua di SMP Negeri 49 Jakarta. Hari ini (10/06), dia bersama Muthia hadir dalam pembukaan acara Gebyar Pendidikan Karakter di Plaza Insan Kementerian Pendidikan Nasional dan berkesempatan untuk menyerahkan karyanya masing-masing kepada Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh.

Saat ditanya, darimana dia mendapatkan inspirasi saat menulis, Yunda menjawab “Menulis itu bukan hanya berdasarkan kenyataan, yang penting itu imajinasi agar bisa membuat tulisan tersebut menarik”, ujarnya. (sumber di sini)

Iklan

3 Komentar (+add yours?)

  1. Ryanda Argantara
    Sep 29, 2010 @ 19:52:35

    Hal seperti ini membangkitkan semangat untuk terus meraih apa yang dicita-cita kan

    Love this.. n Salut to her

  2. deasy
    Jul 06, 2010 @ 19:07:38

    Saluut! Mantap neh artikel2 postnya Mama Iin..

  3. siroel
    Jul 02, 2010 @ 23:58:45

    wah, yunda keren,,, salut deh,

%d blogger menyukai ini: