Pak Sur Sosok Dosen yang Bersahaja

Sudah seminggu saya bertemu pak Sur dosenku dulu, pada saat saya legalisir ijasah di kampus Malang, beliau  menawarkan tuk menginap di rumahnya karena saat itu suasana di kampus sudah sore dan hujan deras lagi.Memang saya berangkat ke Kampus setelah pulang dari mengajar. Dengan malu ajakan beliau saya turuti daripada menginap di hotel biayanya kan mahal.

Kami berdua keluar dari kampus menuju parkiran, disitu banyak sepeda motor juga mobil bagus2 yang tentunya mungkin milik para dosen.  Kubayangkan setelah ini naik mobil mewah , sejenak kemudian pak Sur berhenti dan memegang setir sepeda motor butut tahun 1980an, oh mungkin beliau mau menepikan sepeda itu karena disebelahnya ada mobil sedan bagus yang tentunya milik pak Sur.

“Ayo Mar, naik!” ajak beliau. “ya,Pak..ya Pak” jawabku disela-sela kekaguman dan keherananku. Ku sempat gak percaya masak sih dosen terfavorit seperti beliau naik motor butut seperti ini. “Pak, saya kan gak pakai helm gimana nanti kalau ditilang polisi”tanyaku.”tenang aja”jawabnya sambil tangan kiri beliau asyik memegang spion sepedanya karena mau copot.

Memang benar kami berdua tidak sampai kena tilang polisi, ini karena rumah pak Sur yang memang tinggal diperkampungan jauh dari jalan raya.

“Ayo masuk Mar” sapanya membuyarkan lamunanku. Sungguh tak percaya saya melihat kehidupan dosenku ini. Dari kendaraan sampai rumah tinggal jauh dari kesan mewah bahkan kalau boleh dikata jauh dari kecukupan. Oh ya malam itu saya tidur di sofa depan TV 14’inc dan hampir semalaman saya gak bisa tidur karena terganggu oleh aroma sungai yang mirip seperti got yang letaknya sekitar kira-kira 1-2 meteran dari teras.

Dari kejadian sehari semalam tinggal di rumah pak Sur saya belum sempat mengetahui alasan mengapa kehidupan dosenku seperti ini, namun kesederhanaan beliau sangat patut ditauladani bagi saya terutama sama2 sebagai insan pendidik.

Sahabat blogger tercinta kehidupan dosen yang senasib dengan pak Sur ternyata ada di negeri tercinta, nih lihat salah satu hasil surfing saya di sini

image :hernawanation.wordpress.com, azzamudin.wordpress.com

Iklan

45 Komentar (+add yours?)

  1. Asop
    Jul 04, 2011 @ 20:24:04

    Tapi… se-sahaja apapun seorang dosen jaman sekarang, tetap harus punya komputer dan setidaknya alat bantu untuk mengajar. 🙂
    Kalo masih pakai metode konvensional seperti slide OHP (bukan proyektor dari laptop atau infocus), niscaya mahasiswa bakal ngantuk dan gak tertarik. 😦

  2. abu4faqih
    Mei 19, 2011 @ 14:18:19

    Selain jalan cerita (alasan/mengapa koq begitu) mungkin ada yang lebih menarik untuk digali Kang Martho, “Bagaimana bisa bertahan dengan kondisi itu?” (Pasti pertanyaan ini lebih sulit lagi ditanyakan ke beliau :))
    Siapa tau suatu saat kita juga memilih (atau dipilihkan Allah) jalan hidup seperti itu, jadi sudah punya trik-triknya. Setuju gak, Kang?

    • kangmartho
      Mei 20, 2011 @ 06:10:57

      Sangat setuju sekali
      …………….
      banyak hal2 menarik tuk jadi bahan renungan dari apa yang saya tangkap saat bersama pak Sur, dimulai kesederhanaan dirinya maupun keluarganya, intinya pak Sur adalah suri tauladan bagiku sekaligus dosen idolaku

  3. M Mursyid PW
    Mei 17, 2011 @ 18:45:53

    Sungguh menyentuh cerita kang Marto tentang pak Sur, tetapi perlu digarisbawahi bahwa kebahagiaan seseorang tidak selalu hanya diukur dari apa yang dapat dilihat. Bagaimanapun juga keadaan pak Sur adalah bukti betapa negeri ini terlalu rendah menghargai jasa guru.

    • kangmartho
      Mei 20, 2011 @ 06:14:37

      memang benar dari apa yang kita lihat pasti tidak sama dengan apa yg kita bayangkan, dari diri pak Sur misalnya tampaknya beliau hidup kalau boleh dikata kurang dari cukup bila dilihat dari gaya hidup dan perilakunya, akan tetapi siapa tahu beliau justru bahagia dengan kondisi tersebut. wallahualam

  4. Mabruri Sirampog
    Mei 16, 2011 @ 13:57:45

    mengingatkan pada saya akan seorang guru SMA dulu… 🙂
    Mudah2an bisa menjadi contoh buat kita untuk menerapkan pola hidup sederhana…

  5. sedjatee
    Mei 12, 2011 @ 14:13:57

    sebuah teladan dari Pak Sur
    negeri ini perlu orang-orang bersahaja seperti beliau

    sedj

  6. ayomendidik
    Mei 11, 2011 @ 21:58:56

    SELAMAT DAN SUKSES BUAT BP. ATAU AKANG MARTO, SUDAH MENJADI JUARA HARAPAN 1 DALAM LOMBA GURU MENGAJAR TINGKAT KABUPATEN LUMAJANG

  7. trisnoaji
    Mei 10, 2011 @ 17:16:06

    jadi ingat guru-guruku dulu.. mengaharukan 😉

    • kangmartho
      Mei 17, 2011 @ 17:14:31

      apa memang profesi guru selalu berbuntut dengan kesederhanaan ya..
      tapi sekarang banyak rekan saya sesama guru gaya hidupnya udh kaya OKB gitu..semoga mereka cepat sadar aja
      trims udh berkunjung

  8. Abi
    Mei 08, 2011 @ 08:21:49

    Orang kaya bukanlah yang banyak hartanya
    Tetapi orang kaya adlah yang kaya hatinya.
    Harta kita hari ini, mungkin besok menjadi milik orang lain.
    Tetapi harta yang kita belanjakan di jalanNya itulah milik kita yang haqiqi

  9. ponsel
    Mei 07, 2011 @ 08:19:29

    hemm…nh baru guru yg prlu ditiru…,
    kanGG msak iya gajinya Pak pur dikit jdinya kyak gtu taw jg bsa kbuthannya yg bnyak mngkin KanGG…

    Silvi Anggraini : itu gmn cranya ???ksih infonya lenkap donKK

    • kangmartho
      Mei 17, 2011 @ 17:37:14

      saya tidak dapat memastikan apa gaji pak Sur sedikit atau memang kebutuhan beliau yg banyak….
      namun yg dpt saya tangkap mulai saya jadi mahasiswanya sampai alumni sekarang ini…. kesederhanaannya tak pernah luntur sepanjang jaman

  10. ayomendidik
    Mei 06, 2011 @ 18:40:55

    yang jelas Kang Marto jelmaan Pak Sur, Iya kan?
    …………….
    sob ada hadiah untuk anda
    jika ingin gabung bisa ke
    http://bchree.wordpress.com/gerakkan-anti-pornografi/
    terima kasih

  11. Prima
    Mei 06, 2011 @ 05:53:01

    Huhuhuhuhuuh… benar-benar gambaran seorang guru yang aku bayangkan di jaman dahulu, pahlawan tanpa tanda jasa… Pas Sur, mudahan selalu ada rejeki dan mengalir pahalanya sampai akhir zaman kelak…

  12. Kakaakin
    Mei 05, 2011 @ 22:26:41

    Mungkin itulah pilihan beliau, hidup sederhana dan tak bermewah-mewah. Uang yang didapat selama ini digunakan untuk hal2 yang benar2 penting saja 🙂

  13. kamal
    Mei 04, 2011 @ 20:32:02

    Perlu dicontoh itu hidup yang sederhana

  14. SQ
    Mei 04, 2011 @ 20:21:09

    waah, satu hal yang tangkap. Pak Sur, ialah seseorang yang punya pendirian kuat, prinsip sendiri, dan disiplin kuat untuk tidak terpengaruh terhadap keadaan sekelilingnya. Dan…zaman sekarang, susah mencari karakter individu seperti demikian..hmmm

    • kang martho
      Mei 05, 2011 @ 12:02:52

      sepakat mas.. saya sendiri walaupun sebagai pendidik
      belum tentu bisa menerapkan sifat dan gaya hidup Pak Sur
      tapi selalu kuberusaha tuk mencobanya

  15. kamal
    Mei 04, 2011 @ 19:20:10

    Alhamdulillah dapat gratisan menginap….hehe

  16. guru rusydi
    Mei 04, 2011 @ 18:30:03

    negara butuh sosok pendidik sperti pak sur. menjadi pendidik yang bersahaja dan bersahabat. gak ada batas ego antara dosen dan mahasiswa. saya suka itu

    • kang martho
      Mei 05, 2011 @ 11:59:48

      semenjak dahulu saya jadi mahasiswanya beliau
      sangat akrab sama rekan2 dan saya selaku mahasiswanya.
      dan semoga saya bisa mentauladani sifat beliau

  17. budies
    Mei 04, 2011 @ 17:51:46

    hmm, betul-betul ada ya pak, bukan sekedar cerita rekaan…hampir gak percaya. berarti saya masih memiliki kawan

  18. giewahyudi
    Mei 04, 2011 @ 14:36:25

    Wah spionnya mungkin punya memori indah.. Hhehehee

  19. Silvi Anggraini
    Mei 04, 2011 @ 13:47:23

    NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://uangtebal.wordpress.com/

  20. Orin
    Mei 04, 2011 @ 12:47:47

    jadi teringat guru bahasa Indonesia-ku saat SMU, beliau msh bersepeda ontel untuk mengajar Kang..

  21. imajinasi gila seorang icen
    Mei 03, 2011 @ 18:10:26

    hahahaha… sentilan humornya lucu, kirain mau dibawa pake mobil, nggak taunya motor butut. ada-ada aja si akang.

  22. isnuansa
    Mei 03, 2011 @ 17:09:36

    Hmm, spion yang mau copot, harusnya diservis juga lho, itukan vital, seperti kegunaan helm saat berkendara.

    Tapi ya gimana lagi kalo memang nggak mampu. 😦

%d blogger menyukai ini: