Bahasaku Bahasamu Bahasa Kita

Bahasa tercipta sebagai media komunikasi antara seseorang dengan orang lain. Sehingga proses mediasi dan sosialisasi dapat tercipta. Namun bagaimana bila bahasa yang menjadi media komunikasi justru menjadi penghambat atau menyulitkan proses mediasi, oleh sebab itu hal ini perlu kita hindari. Seperti kejadian yang pernah menimpaku dengan putriku. Suatu hari putriku yang duduk di kelas 4 mengirim pesan singkat di ponsel temannya berikut isi smsnya “Pa, nnti ciang jmt aq jam 2 ya, cos aq g ada les nich!”  Membaca tulisan tersebut aku agak kebingungan, dan saya mencoba untuk bertanya kepada teman sekerja apa ini maksudnya beliau juga geleng-geleng kepala pertanda tidak mengerti apa isi pesan yang ada. Dan setelah bertanya pada rekan guru yang lebih muda barulah ketemu maksud yang dikandung dalam pesan singkat tersebut.

Kejadian seperti ini tidak hanya terjadi dalam proses komunikasi lewat media canggih saja, rupa-rupanya hal ini sudah merambah pada kegiatan komunikasi seperti biasanya. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana nanti 10 tahun atau 1 abad mendatang nasib bahasa kebanggaan kita bahasa Indonesia.

Tulisan ini guna menyongsong hari Sumpah Pemuda tahun 2012 juga dalam mengikuti Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan Bulan Bahasa dan Sastra 2012

 

 

Tulisan terkait

Sehari 4 Bahasa

download materi Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia dipelajari di 45 negara

169 bahasa daerah terancam punah

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: